Turki Tolak Permintaan Irak Untuk Perpanjang Perjanjian Pipa Minyak

Investing.com – Turki telah menolak permintaan Irak untuk memperpanjang perjanjian pipa minyak Kirkuk-Ceyhan yang ada saat ini, kata seorang pejabat senior Turki. Baghdad telah meminta Ankara untuk memperpanjang perjanjian tersebut setidaknya selama satu tahun guna memberikan lebih banyak waktu untuk negosiasi.

Perjanjian Pipa Minyak Mentah Turki-Irak, yang mengatur ekspor melalui pipa tersebut, dijadwalkan berakhir pada 27 Juli. Baghdad dan Ankara saat ini sedang membahas rancangan perjanjian baru sebagai penggantinya.

“Tidak ada gunanya memperpanjang perjanjian yang telah menjadi subjek arbitrase,” kata pejabat Turki tersebut. Pejabat itu berbicara dengan syarat anonim ketika ditanya mengenai permintaan perpanjangan dari Irak.

Perjanjian pipa minyak ini telah berlaku selama beberapa dekade.

Artikel ini diterbitkan oleh Investing.com

Artikel Terkait