Investing.com — Indeks futures saham AS nyaris tidak berubah pada Senin malam setelah Wall Street ditutup lebih tinggi dalam sesi reguler, dengan Nasdaq mencapai rekor penutupan tertinggi baru di tengah optimisme terhadap kemungkinan pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve minggu depan.
Futures S&P 500 naik tipis 0,1% menjadi 6.510,25 poin, sementara Futures Nasdaq 100 nyaris tidak berubah di 23.810,0 poin pada pukul 20:07 ET (00:07 GMT). Futures Dow Jones naik tipis 0,1% menjadi 45.618,0 poin.
Nasdaq capai rekor tertinggi berkat kenaikan Broadcom; taruhan pemangkasan suku bunga The Fed jadi fokus
Dalam sesi perdagangan reguler pada Jumat, S&P 500 naik 0,2%, sementara Dow Jones Industrial Average ditutup naik 0,3%.
NASDAQ Composite naik 0,5% pada Senin, mencapai rekor penutupan tertinggi baru.
Kenaikan saham-saham semikonduktor, yang dipimpin oleh Broadcom Inc (NASDAQ:AVGO) setelah perusahaan tersebut mengumumkan hasil pendapatan yang lebih kuat dari perkiraan minggu lalu, mendorong reli pasar dan menunjukkan antusiasme investor terhadap sektor ini.
Sentimen pasar yang positif muncul seiring meningkatnya ekspektasi bahwa The Fed akan mulai memangkas suku bunga pada pertemuan bulan September, menyusul data ketenagakerjaan AS yang lemah dan menunjukkan pendinginan di pasar tenaga kerja.
Nonfarm payrolls hanya meningkat 22.000 pada bulan Agustus, jauh di bawah perkiraan, sementara tingkat pengangguran naik menjadi 4,3 persen, tertinggi dalam lebih dari setahun.
Pedagang pasar uang kini sepenuhnya melihat kemungkinan bahwa The Fed akan menurunkan suku bunga setidaknya 25 basis poin minggu depan, menurut alat FedWatch dari CME. Peluang pemangkasan yang lebih agresif sebesar 50 basis poin juga meningkat.
Perhatian kini tertuju pada laporan indeks harga konsumen bulan Agustus pada hari Kamis, yang bisa menjadi penentu penting seberapa agresif The Fed dapat melonggarkan kebijakan.
Angka tersebut diperkirakan akan mencerminkan beberapa efek inflasi dari tarif Trump, mengingat sebagian besar tarif tersebut mulai berlaku bulan lalu.
Data inflasi indeks harga produsen juga dijadwalkan rilis pada hari Kamis.
Laporan keuangan GameStop, Oracle, dan acara Apple di depan mata
GameStop Corp (NYSE:GME) akan melaporkan hasil keuangan kuartal kedua fiskalnya setelah penutupan pasar pada hari Selasa, menyusul penurunan hampir 26% pada sahamnya sepanjang tahun ini.
Oracle Corporation (NYSE:ORCL) juga akan merilis laporan keuangan kuartal pertama fiskal 2026 setelah pasar tutup pada hari Selasa.
Sementara itu, Apple Inc (NASDAQ:AAPL) akan menggelar acara musim gugur bertajuk “Awe Dropping” yang sangat dinantikan pada 9 September di Apple Park, Cupertino.
Perusahaan diperkirakan akan meluncurkan seri iPhone 17, termasuk varian “Air” yang sangat tipis, bersama dengan pembaruan lini Apple Watch dan AirPods Pro generasi ketiga.





