Investing.com– Harga emas rebound dalam perdagangan Asia pada Rabu karena sentimen risk-off yang lebih luas di pasar keuangan global meningkatkan permintaan emas sebagai safe-haven, sementara para pedagang menunggu data pekerjaan swasta AS untuk petunjuk mengenai pemotongan suku bunga di masa depan.
Emas spot naik 0,9% menjadi $3.966,56 per ounce pada pukul 00:47 ET (05:47 GMT), sementara Emas Berjangka AS naik tipis 0,3% menjadi $3.974,10.
Logam ini turun hampir 2% pada sesi sebelumnya, mencapai level terendah satu minggu.
Kekhawatiran gelembung pasar dorong permintaan emas
Kekhawatiran investor meningkat setelah CEO Morgan Stanley dan Goldman Sachs mengingatkan kemungkinan penurunan tajam pasar saham, menunjukkan valuasi saham yang tinggi dan dinamika “gelembung” pada reli yang dipimpin sektor teknologi.
Komentar mereka menyebabkan kerugian besar di Wall Street semalam, juga menekan saham Asia pada Rabu.
Kegelisahan pasar memicu permintaan emas, yang secara tradisional dianggap sebagai penyimpan nilai aman selama masa tekanan keuangan.
Meski naik pada Rabu, emas tetap berada di bawah tekanan dari menurunnya spekulasi mengenai pemotongan suku bunga Federal Reserve AS tahun ini. Para pedagang telah mengurangi ekspektasi pemotongan pada Desember setelah Ketua Jerome Powell memberi sinyal pekan lalu bahwa pembuat kebijakan mungkin menunda pelonggaran lebih lanjut.
Dolar AS yang kuat, yang berada dekat level tertinggi tiga bulan, juga menekan emas dengan membuatnya lebih mahal bagi pembeli luar negeri.
Sementara itu, meredanya ketegangan AS-China telah mengurangi arus masuk safe-haven, membatasi momentum kenaikan emas dalam beberapa sesi terakhir.
Investor kini mengalihkan perhatian ke Laporan Ketenagakerjaan Nasional ADP AS yang dijadwalkan rilis Rabu untuk mendapatkan petunjuk baru tentang pasar tenaga kerja dan langkah kebijakan Fed di masa depan. Dengan rilis data resmi ekonomi tertunda akibat penutupan parsial pemerintah AS, data ADP diperkirakan memiliki makna tambahan.
Pasar logam naik tipis
Logam mulia dan logam industri lainnya bergerak lebih tinggi pada Rabu, seiring pelemahan tipis dolar AS yang mendukung kenaikan.
Perak Berjangka naik 0,4% menjadi $47,49 per ounce, sementara Platinum Berjangka naik tipis 0,2% menjadi $1.542,75/oz.
Patokan Copper Futures di London Metal Exchange naik 0,4% menjadi $10.6980,20 per ton, sementara Copper Berjangka AS naik 0,9% menjadi $4,97 per pound.





