Investing.com – Dolar bertahan di dekat level tertinggi dalam beberapa bulan pada hari Senin, saat para investor mencermati sinyal-sinyal yang beragam terkait pembicaraan damai AS-Iran, sekaligus terus memperhitungkan prospek kebijakan yang lebih hawkish dari Federal Reserve.
Indeks dolar bertahan di sekitar level 100,9 setelah pertemuan Federal Reserve pekan lalu mendorong pasar untuk memangkas tajam ekspektasi penurunan suku bunga dalam waktu dekat. Greenback juga mendapat dukungan dari imbal hasil obligasi Treasury yang tinggi, dengan investor semakin yakin bahwa biaya pinjaman AS akan tetap tinggi lebih lama.
Para analis di OCBC menyatakan bahwa pasar telah beralih dari “kelegaan harga minyak ke tekanan Fed” dalam beberapa sesi terakhir, dengan dolar mendapat dukungan dari repricing tajam dalam ekspektasi suku bunga. Bank tersebut mencatat bahwa pasar kini memperkirakan sekitar 40 basis poin pengetatan tambahan dari Fed hingga akhir tahun, naik dari sekitar 20 basis poin seminggu yang lalu, yang menggarisbawahi keyakinan yang semakin kuat bahwa para pembuat kebijakan akan mempertahankan sikap ketat terhadap inflasi.
Sentimen sedikit membaik setelah pejabat Iran mengisyaratkan adanya kemajuan dalam pembicaraan kuadrilateral dengan Amerika Serikat di Swiss pada akhir pekan lalu, yang membantu meredakan kekhawatiran atas meningkatnya ketegangan di Timur Tengah setelah Presiden Donald Trump mengancam akan mengambil tindakan militer baru terhadap Teheran.
AS dan Iran dijadwalkan untuk melanjutkan diskusi teknis mengenai memorandum of understanding 14 poin mereka pekan ini, demikian disampaikan oleh mediator Pakistan dan Qatar.





