Harga Emas Melemah Seiring Pembicaraan AS–Iran dan Fokus Pada Suksesi Ketua The Fed.

Investing.com—Harga emas turun tipis dalam perdagangan Asia pada hari Selasa karena pasar tetap tidak pasti apakah AS dan Iran akan terlibat dalam lebih banyak pembicaraan damai sebelum gencatan senjata mereka berakhir akhir pekan ini.

Fokus juga tertuju pada sidang konfirmasi Senat untuk nominasi Presiden AS Donald Trump terhadap Kevin Warsh sebagai Ketua Federal Reserve, yang dijadwalkan berlangsung hari ini.

Harga emas spot turun 0,3% menjadi $4.807,75 per ounce, sementara kontrak berjangka emas stabil di $4.827,39 per ounce pada pukul 22:18 ET (02:18 GMT).

Harga emas tetap bergerak dalam kisaran sempit selama lebih dari dua minggu, dengan harga spot kesulitan menembus rentang $4.700–$4.900 per ounce. Logam kuning ini cenderung berkinerja lebih lemah sejak pecahnya perang AS–Israel melawan Iran, karena permintaan safe haven sebagian besar tertutupi oleh kekhawatiran terhadap dampak inflasi dari perang tersebut.

Prospek perang masih sangat tidak pasti, di tengah sinyal yang saling bertentangan mengenai apakah akan ada lebih banyak pembicaraan damai antara AS dan Iran. Trump mengonfirmasi bahwa delegasi yang dipimpin oleh Wakil Presiden JD Vance akan melakukan perjalanan ke Pakistan untuk melanjutkan pembicaraan minggu ini.

Pejabat Iran menyatakan bahwa pembicaraan tampaknya tidak mungkin terjadi selama AS masih mempertahankan blokade angkatan laut terhadap negara tersebut. Namun, laporan menunjukkan bahwa Teheran telah mengonfirmasi kepada mediator regional bahwa mereka akan mengirim delegasi ke Islamabad.

Gencatan senjata yang rapuh antara AS dan Iran dijadwalkan berakhir pada hari Rabu, dengan Trump mengisyaratkan bahwa perpanjangan kesepakatan tersebut tampaknya kecil kemungkinannya. Pasar juga waspada terhadap potensi aksi militer lebih lanjut di Timur Tengah setelah AS menembaki dan menangkap kapal berbendera Iran selama akhir pekan.

Di luar konflik Iran, fokus minggu ini juga tertuju pada sidang konfirmasi Warsh yang dijadwalkan dimulai pukul 10:00 ET (14:00 GMT). Independensinya dari Trump—yang terus menuntut suku bunga lebih rendah—akan menjadi sorotan utama.

Nominasi Warsh dipandang kurang dovish dibandingkan ekspektasi pasar. Meskipun ia menyatakan dukungan terhadap dorongan Trump untuk suku bunga lebih rendah, ia sebelumnya mengkritik kebijakan pembelian aset The Fed dan menyerukan neraca yang lebih ramping.

Nominasi Warsh sempat memicu penurunan tajam pada emas dan logam mulia pada akhir Januari, menyeret harga bullion dari rekor tertinggi yang sejak itu sulit untuk dicapai kembali.

Logam mulia lainnya juga melemah pada hari Selasa. Harga perak spot turun 0,6% menjadi $79,2765 per ounce, sementara platinum spot turun 0,7% menjadi $2.078,06 per ounce.

Artikel Terkait