Lukoil Nyatakan Force Majeure di Ladang Minyak West Qurna-2 Irak

Investing.com — Perusahaan minyak besar Rusia Lukoil telah menyatakan force majeure di ladang minyak West Qurna-2 Irak, menurut empat sumber yang mengetahui situasi tersebut.

Pernyataan ini muncul ketika sanksi Barat terhadap perusahaan Rusia tersebut telah mempersulit operasinya di Irak, kata sumber-sumber tersebut pada hari Senin.

Menanggapi situasi tersebut, Irak telah membekukan semua pembayaran kepada Lukoil, baik dalam bentuk minyak mentah maupun tunai, sementara Baghdad mencari jalur hukum untuk mempertahankan operasi di ladang minyak raksasa tersebut, menurut tiga dari sumber-sumber tersebut.

Lukoil telah memperingatkan pejabat Irak bahwa mereka mungkin akan keluar dari West Qurna-2 jika situasi force majeure terus berlanjut, tambah sumber-sumber tersebut.

Perusahaan Rusia tersebut juga telah menghentikan layanan semua staf asing non-Rusia yang bekerja di fasilitas West Qurna-2, semakin menunjukkan tantangan operasional yang dihadapi perusahaan di bawah sanksi.

Artikel ini diterbitkan oleh investing.com

Artikel Terkait