Wall St Futures Melemah Jelang Tenggat Waktu Trump Soal Selat Hormuz

Investing.com– Kontrak berjangka (futures) indeks saham AS bergerak turun tipis pada perdagangan Senin malam. Investor bersikap waspada memantau batas waktu (deadline) yang ditetapkan Presiden Donald Trump bagi Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz, setelah Teheran menolak usulan gencatan senjata.

Hingga pukul 20:15 ET (07:15 WIB), S&P 500 Futures turun tipis 0,2% ke 6.640,50 poin, sementara Nasdaq 100 Futures melemah 0,3% ke 24.290,75 poin. Di sisi lain, Dow Jones Futures cenderung stagnan di level 46.937,0 poin.

Wall Street ditutup lebih tinggi pada awal hari ini, dengan Indeks Komposit Dow Jones ( Dow Jones Industrial Average ) naik 0,4%, S&P 500 naik 0,5%, dan Indeks Nasdaq 100 ( NASDAQ Composite ) naik 0,5%.

Iran tolak tawaran gencatan senjata; batas waktu Trump semakin dekat

Fokus investor tetap tertuju pada perkembangan yang berubah dengan cepat di Timur Tengah, di mana upaya diplomatik untuk menghentikan permusuhan tampaknya mulai goyah.

Sebuah usulan yang didukung AS, yang disusun bersama mediator regional termasuk Pakistan, Mesir, dan Turki, menyerukan gencatan senjata selama 45 hari dan pembukaan kembali Selat Hormuz, jalur penting bagi pengiriman minyak global.

Namun, Iran menolak proposal tersebut, dan sebaliknya bersikeras agar konflik ini diakhiri secara permanen, termasuk jaminan yang mengikat terhadap serangan di masa depan, pencabutan sanksi, kompensasi atas kerusakan perang, dan penyelesaian regional yang lebih luas.

Sementara itu, Trump meningkatkan retorikanya menjelang batas waktu, memperingatkan bahwa kegagalan untuk mematuhi batas waktu pada Selasa pukul 20.00 ET dapat memicu serangan besar-besaran AS terhadap infrastruktur Iran, termasuk pembangkit listrik dan jembatan.

Artikel Terkait