Saham Kontrak Berjangka Wall Street Naik Setelah S&P 500 dan Nasdaq ditutup pada rekor tertinggi

Saham Kontrak Berjangka Wall Street Naik Setelah S&P 500 dan Nasdaq ditutup pada rekor tertinggi

Saham kontrak berjangka Amerika Serikat naik pada Minggu malam, setelah indeks utama Wall Street membukukan kenaikan mingguan. S&P 500 dan Nasdaq mencatat rekor penutupan tertinggi, di tengah kabar bahwa RUU pemotongan pajak yang diusulkan Presiden Donald Trump berhasil lolos di Senat.

S&P 500 futures naik tipis 0,3% ke level 6.241,75 poin, sementara Nasdaq 100 futures menguat 0,4% ke 22.841,75 poin pada pukul 20.45 ET (00.45 GMT). Dow Jones futures juga diperdagangkan 0,5% lebih tinggi, di angka 44.342,0 poin.

RUU Pemotongan Pajak Trump Lolos di Senat

Pada Sabtu, Senat menyetujui langkah prosedural dengan suara tipis 51-49 untuk membuka perdebatan terhadap RUU besar yang diajukan Presiden Trump. RUU ini mencakup pemotongan pajak, perubahan dalam belanja domestik, serta ketentuan terkait keamanan perbatasan.

Pengesahan awal ini membuka jalan bagi minggu yang sibuk di Kongres, dengan sesi debat yang dijadwalkan berlangsung hingga 20 jam. Namun, tantangan masih menghadang. Menurut Kantor Anggaran Kongres (CBO), versi RUU dari Senat berpotensi menambah defisit federal sebesar $3,3 triliun dalam 10 tahun ke depan.

Meski Partai Republik di Senat berharap menyelesaikan proses legislatif sebelum libur 4 Juli, RUU ini diperkirakan akan menghadapi tantangan lebih lanjut di DPR. Sejumlah anggota DPR menyuarakan kekhawatiran mengenai dampak terhadap defisit dan jadwal pengesahan yang dinilai terlalu terburu-buru.

DPR yang juga dikuasai Partai Republik telah meloloskan versi RUU tersebut bulan lalu.

S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru

Pada sesi perdagangan reguler hari Jumat, indeks S&P 500 ditutup menguat 0,5% dan mencetak rekor penutupan tertinggi sepanjang masa. Nasdaq Composite juga naik 0,5%, menembus rekor puncaknya.

Artikel ini diterbitkan oleh investing.com

Artikel Terkait