Investing.com – Kontrak berjangka jagung CBOT turun pada Rabu karena para pedagang mengantisipasi kondisi cuaca yang lebih baik untuk tanaman AS, menurut analis pasar.
Kontrak berjangka jagung Desember di Chicago Board of Trade turun 3-1/2 sen. Secara keseluruhan, harga jagung turun antara 3 hingga 5 sen.
Departemen Pertanian AS pada Senin lalu menurunkan peringkat kondisi tanaman lebih besar dari yang diperkirakan pelaku pasar. Penurunan peringkat tersebut terjadi setelah cuaca panas dan kering melanda wilayah Midwest.
Pembeli dari Asia meningkatkan pembelian impor jagung mereka pekan ini. Para pedagang menyebutkan bahwa sejumlah pembeli khawatir harga jagung CBOT dapat naik akibat memburuknya kondisi tanaman di AS.
Para pedagang biji-bijian juga memantau kenaikan harga minyak seiring meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.





