Investing.com – Futures jagung di Chicago Board of Trade turun 3 hingga 4 sen per bushel pada Rabu karena para trader menunggu proyeksi Departemen Pertanian AS (USDA) yang dijadwalkan pada Jumat.
Proyeksi pasokan dan permintaan USDA yang akan datang tersebut akan memberikan informasi mengenai dampak cuaca panas dan kering terhadap tanaman di wilayah Midwest selama bulan-bulan musim panas.
Pada Selasa, USDA melaporkan bahwa 56% tanaman jagung berada dalam kondisi baik hingga sangat baik. Angka ini mencerminkan penurunan 1 poin persentase dari pekan sebelumnya dan sesuai dengan ekspektasi rata-rata analis.
Jagung CBOT Desember (CBOT:CZ26) diperdagangkan turun 2-3/4 sen menjadi $5,29-3/4 per bushel.





