Harga Minyak Melonjak, Brent Melampaui $120/bbl Tanpa Solusi Gangguan Hormuz

Investing.com- Harga minyak naik pada hari Kamis, melanjutkan lonjakan baru-baru ini yang menempatkan Brent secara singkat di atas $120 per barel tanpa tanda-tanda kemajuan menuju penyelesaian konflik AS-Iran dan pembukaan kembali Selat Hormuz.

Brent oil futures naik 1,5% menjadi $119,75 per barel pada pukul 08:35 WIB (00:35 GMT). Sebelumnya naik setinggi $120,34 per barel, level tertinggi sejak Juni 2022.

West Texas Intermediate crude futures naik 0,3% menjadi $107,25 per barel.

Harga minyak melonjak minggu ini setelah laporan menunjukkan Presiden AS Donald Trump mempersiapkan blokade angkatan laut yang diperpanjang terhadap Iran.

Kekhawatiran atas skenario seperti itu diperparah oleh laporan bahwa beberapa eksekutif minyak Amerika terkemuka bertemu dengan Trump di Gedung Putih untuk membahas cara lebih lanjut membatasi dampak dari konflik tersebut terhadap keluarga Amerika.

Blokade angkatan laut yang diperpanjang kemungkinan akan membuat Iran tetap memblokir Selat Hormuz sebagai pembalasan. Pemblokiran yang berkepanjangan di jalur pelayaran tersebut menunjukkan lebih banyak gangguan pasokan minyak global.

Lalu lintas kapal melalui Hormuz telah melambat drastis sejak Iran memblokir jalur tersebut pada akhir Februari, mengganggu sekitar 20% dari pasokan minyak dunia.

Namun sebuah laporan pada hari Rabu menunjukkan Trump mencari bantuan dari negara lain untuk membentuk koalisi internasional baru untuk membuka kembali jalur air tersebut.

Trump telah berulang kali menyerukan negara-negara lain untuk membantu membuka kembali Hormuz, meskipun sekutu utama AS sebagian besar menolak untuk membantu. Dia terlihat mengecam anggota NATO karena tidak membantu AS dan Israel secara militer selama konflik.

Artikel ini diterbitkan oleh Investing.com

Artikel Terkait