Saham Berjangka AS stabil di tengah pembicaraan dagang dengan China, laporan laba kuartal III jadi fokus

Investing.com — Indeks saham Berjangka AS naik sedikit pada Minggu malam, mendapat sedikit angin segar dari pernyataan pejabat Gedung Putih bahwa pembicaraan dagang lanjutan dengan China akan berlangsung dalam beberapa hari mendatang untuk meredam potensi eskalasi perang dagang mereka.

Fokus tertuju sepenuhnya pada sejumlah laporan laba kuartal ketiga yang akan datang minggu ini, dengan Tesla dan Netflix dijadwalkan melaporkan dalam beberapa hari mendatang.

Futures S&P 500 naik sedikit ke 6.704,75 poin, sementara Futures Nasdaq 100 naik 0,1% ke 25.0307,25 poin pada pukul 19:53 ET (23:53 GMT). Futures Dow Jones tidak bergerak di 46.385,0 poin.

Futures naik setelah sesi positif pada hari Jumat di Wall Street, karena pasar terdorong oleh pernyataan Presiden Donald Trump bahwa tarif dagang yang lebih tinggi terhadap China tidak dapat dipertahankan. Komentar tersebut memicu harapan akan meredanya ketegangan dagang antara dua ekonomi terbesar dunia.

Namun ketidakpastian atas potensi krisis kredit di bank-bank regional AS membatasi kenaikan secara keseluruhan di Wall Street, yang menghadapi peningkatan volatilitas pada level tertinggi sepanjang masa dalam beberapa minggu terakhir.

Wall St disambut optimisme akan meredanya ketegangan dagang AS-China

Indeks Wall Street ditutup lebih tinggi pada hari Jumat setelah Trump mengatakan bahwa pertukaran tarif berkepanjangan dengan China kemungkinan tidak dapat dipertahankan. Trump juga mengonfirmasi bahwa ia akan bertemu Presiden China Xi Jinping di Korea Selatan dalam dua minggu ke depan.

Secara terpisah, Menteri Keuangan Scott Bessent mengatakan ia berharap akan bertemu dengan pejabat China di Malaysia minggu ini untuk meredakan eskalasi ketegangan dagang yang baru-baru ini terjadi.

Meningkatnya ketegangan AS-China telah mengguncang Wall Street di awal Oktober, dengan indeks saham turun dari rekor tertinggi setelah Trump mengancam akan memberlakukan tarif 100% terhadap China, yang memicu kecaman tajam dari Beijing.

Namun Wall Street mendapat sedikit kelegaan setelah Trump melunakkan retorikanya. US500 naik 0,5% ke 6.664,01 poin, sementara IXIC naik 0,5% ke 22.679,98 poin pada hari Jumat. DJI naik 0,5% ke 46.190,61 poin.

Wall Street juga mencatatkan kenaikan mingguan ringan, meskipun hal ini dibatasi oleh meningkatnya kekhawatiran terhadap kesehatan kredit bank-bank regional AS.

Tesla, Netflix jadi sorotan laporan laba Q3 minggu ini

Sejumlah perusahaan besar Wall Street dijadwalkan merilis laporan laba kuartal ketiga mereka minggu ini, dengan raksasa layanan streaming Netflix Inc (NASDAQ:NFLX) dijadwalkan pada hari Selasa, sementara produsen kendaraan listrik Tesla Inc (NASDAQ:TSLA) akan melaporkan pada hari Rabu.

Perusahaan lainnya, termasuk GE Aerospace (NYSE:GE), Coca-Cola Co (NYSE:KO), Philip Morris International Inc (NYSE:PM), Rtx Corp (NYSE:RTX), General Motors Company (NYSE:GM), Lockheed Martin Corporation (NYSE:LMT), dan Texas Instruments Incorporated (NASDAQ:TXN), akan melaporkan laba dalam beberapa hari mendatang.

Fokus akan tertuju sepenuhnya pada apakah laba perusahaan tetap bertahan di tengah gangguan dari tarif dagang dan pasar tenaga kerja yang melambat. Pasar mencari lebih banyak petunjuk mengenai ekonomi AS setelah penutupan pemerintahan yang sedang berlangsung menunda rilis sejumlah data ekonomi utama.

Bank-bank besar Wall Street mencatatkan laba kuartal ketiga yang positif minggu lalu, memberikan sedikit dukungan bagi pasar.

Artikel ini diterbitkan oleh investing.com

Artikel Terkait