Investing.com — Kontrak berjangka saham AS sedikit berubah pada Selasa malam setelah Wall Street ditutup sedikit lebih rendah, seiring Federal Reserve memulai pertemuan kebijakan yang secara luas diperkirakan akan menghasilkan pemangkasan suku bunga pertama tahun ini.
S&P 500 Futures naik tipis 0,1% ke 6.673,75 poin, sementara Nasdaq 100 Futures menguat 0,1% ke 24.549,00 poin pada pukul 20:19 ET (00:19 GMT). Dow Jones Futures juga naik tipis 0,1% ke 46.166,00 poin.
Pertemuan The Fed dimulai; prospek kebijakan menjadi fokus
Dalam sesi reguler pada hari Selasa, Dow Jones Industrial Average turun 0,3%, sementara S&P 500 dan NASDAQ Composite masing-masing turun 0,1%, setelah mencetak rekor tertinggi pada sesi sebelumnya.
Pasar telah sepenuhnya memperhitungkan pemangkasan 25 basis poin saat The Fed menyelesaikan pertemuan dua harinya pada hari Rabu, yang akan membawa suku bunga acuan federal funds ke kisaran 4,00%–4,25%.
Tanda-tanda pelonggaran di pasar tenaga kerja, termasuk penciptaan lapangan kerja yang lebih lambat dan tingkat pengangguran yang lebih tinggi, telah memperkuat ekspektasi bahwa The Fed akan bergerak untuk mendukung pertumbuhan.
Para trader hanya melihat peluang kecil untuk pemangkasan yang lebih besar sebesar setengah poin. Futures suku bunga Fed menunjukkan para pengambil kebijakan bisa menurunkan biaya pinjaman sebesar total 65 hingga 70 basis poin pada akhir tahun ini.
Perhatian sepenuhnya tertuju pada proyeksi ekonomi terbaru dari The Fed dan “dot plot” yang akan memberikan petunjuk tentang jalur suku bunga hingga 2026.
Investor juga akan mencermati pernyataan dari Ketua Jerome Powell sebagai panduan apakah bank sentral berniat untuk tetap melakukan pelonggaran secara bertahap atau bertindak lebih agresif jika pasar tenaga kerja semakin melemah.
Sementara itu, data pada hari Selasa menunjukkan bahwa penjualan ritel AS untuk bulan Agustus naik 0,6% secara bulanan, mengalahkan ekspektasi sebesar 0,2% dan menegaskan ketahanan konsumen.
Nvidia turun karena kekhawatiran di China; Ford umumkan pemutusan kerja
Di sektor korporat, saham Nvidia (NASDAQ: NVDA) ditutup turun 1,6% pada hari Selasa, tertekan oleh penyelidikan dari pihak berwenang China atas dugaan pelanggaran hukum anti-monopoli.
Laporan Reuters menyatakan bahwa chip AI terbaru Nvidia, RTX6000D, yang dirancang untuk pasar China, hanya mendapat permintaan hangat, dengan beberapa perusahaan teknologi besar memilih untuk tidak melakukan pemesanan.
Saham Oracle (NYSE: ORCL) naik 1,5% setelah CBS News melaporkan bahwa raksasa komputasi awan itu termasuk dalam konsorsium perusahaan yang akan memungkinkan TikTok terus beroperasi di AS jika tercapai kesepakatan kerangka kerja antara China dan AS.
Saham Ford (NYSE: F) turun 0,6% setelah perusahaan mengumumkan rencana untuk memangkas hingga 1.000 pekerjaan di produksi mobil listrik di kota Cologne, Jerman, akibat lemahnya permintaan.





